Tips Public Speaking

10  Cara Praktis Melakukan Percakapan Dengan Baik Versi Celeste Headlee

10  Cara Praktis Melakukan Percakapan Dengan Baik Versi Celeste Headlee

“Berbicara merupakan keterampilan yang paling diremehkan dan gagal diajarkan kepada yang lain”

-Paul Barnwell, The Atlantic-

Berbicara atau melakukan percakapan adalah hal yang selalu dilakukan setiap waktu. Tak ada satu orang pun yang tidak melakukan percakapan. Setiap aspek dalam hidup selalu melibatkan percakapan dengan orang-orang.

Anehnya, hal yang dilakukan terus berulang tidak menjamin seseorang menjadi ahli dalam bidang percakapan. Nyatanya, banyak orang yang masih merasa kesulitan saat akan berbicara dengan orang lain. Bingung memulai percakapan, belum tahu cara berbicara dengan menarik atau cara agar diskusi yang dilakukan .

Pada umumnya, beberapa saran yang diberikan agar mampu melakukan percakapan dengan baik tak lepas dari poin-poin seperti tatap matanya saat berbicara, mengangguk tanda mendengarkan, pilih topik diskusi menarik dan lainnya. Poin-poin tersebut ternyata tidak akan efektif jika Anda tidak melakukan hal-hal penting dalam proses percakapan.

Celeste Headlee, dalam forum Ted Talk pernah berbagi tentang 10 cara untuk melakukan percakapan dengan baik. 10 hal tersebut akan sangat efektif jika Anda lakukan dengan baik. Tentunya kualitas percakapan Anda menjadi menarik dan membuat Anda mencintai pekerjaan yang berkaitan dengan berbicara. 10 hal tersebut terdiri dari;

  1. Hadir utuh

Saat Anda melakukan percakapan, hadirkan diri Anda seutuhnya. Simpan gadget Anda dan hal lainnya sejenak dan fokuslah dengan orang yang Anda ajak bicara. Jika Anda serius ingin berbicara, maka hadirkan diri Anda 100%. Namun jika Anda belum bisa hadir seutuhnya, sebaiknya tinggalkan percakapan tersebut.

  1. Jangan Menggurui

Salah satu tantangan yang hadir saat melakukan percakapan adalah rasa ingin memberi tahu lawan bicara kita. Terkadang jika ego tak terkendali, kita maunya menggurui. Ketika akan mulai percakapan, asumsikanlah Anda akan belajar sesuatu dari lawan bicara Anda.

Bill Nye, pernah mengatakan bahwa setiap orang yang akan Anda temui mengetahui sesuatu yang tak Anda ketahui.

  1. Gunakan Pertanyaan Terbuka

Proses percakapan akan berlangsung menarik saat Anda mengajukan pertanyaan terbuka kepada lawan bicara. Pertanyaan terbuka biasanya diawali dengan apa, mengapa atau bagaimana. Misal, apa yang Anda rasakan setelah tampil di depan orang baru? Tentu jawaban yang diberikan akan berupa kalimat yang cukup panjang.

Hindari pertanyaan tertutup. Misalnya, apakah Anda akan tampil besok atau tidak? Jawabannya antara iya atau tidak. Pertanyaan tertutup membuat percakapan menjadi tidak menarik.

  1. Ikuti Alur Percakapan

Biarkanlah proses percakapan mengalir dengan sendiri. Nikmati setiap bahasan yang sedang dibicarakan. Ingat poin pertama, jika Anda hadir utuh, Anda dapat dengan mudah mengikuti alur percakapan.

  1. Jika Anda tidak tahu, katakan tidak tahu

Jujur adalah sikap yang perlu Anda jaga setiap kali berbicara. Saat Anda mendapat pertanyaan dan Anda tidak tahu jawabannya, maka katakan saja Anda tidak tahu. Kejujuran Anda justru akan membuat lawan bicara semakin menghormati Anda.

  1. Jangan bandingkan pengalaman Anda dengan pengalaman orang lain.

Setiap orang mempunyai pengalaman berbeda dalam hidupnya. Jangan pernah samakan pengalaman Anda dengan lawan bicara. Pengalaman Anda pun belum tentu bisa menjadi jawaban atau solusi dari permasalahan yang dihadapai orang lain. Fokus saja pada pengalaman orang lain.

  1. Tidak mengulang perkataan yang sama

Akan sangat membosankan jika saat melakukan percakapan Anda selalu mengulang kata-kata yang sama. Hal itu bisa jadi mengindikasikan bahwa Anda tidak menyimak apa yang dikatakan lawan bicara dan juga apa yang sudah Anda katakan sebelumnya. Jangan buat lawan bicara Anda kesal hanya karena Anda mengulang kalimat yang sama berulang kali.

  1. Tidak bertele-tele

Sampaikanlah pesan Anda langsung pada poin utamanya. Jangan berputar-putar dengan bahasan yang lain. Ingat, waktu lawan bicara Anda sangat berharga. Hargailah mereka.

  1. Mendengarkan dengan seksama

Mendengarkan adalah salah satu poin yang paling berpengaruh diantara sembilan poin lainnya. Butuh kesungguhan untuk menjadi seorang pendengar yang baik. Sangat mudah untuk berbicara, namun untuk mendengar perlu energi besar. Harry Setyawibowo pernah mengatakan bahwa berbicara itu hanya membutuhkan modal nyali, sementara mendengarkan membutuhkan kebesaran hati. Siapkah Anda untuk membesarkan hati dan mendengar setiap hal yang disampaikan lawan bicara Anda?

  1. Berbicara dengan singkat

“Percakapan yang baik itu ibarat rok mini, cukup pendek untuk menyita perhatian tapi cukup panjang untuk melindungi subjeknya”. Fokuslah dengan poin inti yang Anda bicarakan sehingga lawan bicara bisa memahami dengan mudah apa yang Anda bicarakan.

Inti dari sepuluh tips tersebut adalah KETERTARIKAN. Tertariklah terhadap lawan bicara Anda. Saat Anda tertarik, akan sangat mudah untuk melakukan percakapan yang menyenangkan. Namun jika sudah tidak tertarik, berat bagi Anda untuk menikmati percakapan dengan menyenangkan.

So, milikilah minat terhadap orang lain dan rasakanlah sensasi percakapan yang sangat menyenangkan.

Referensi: https://www.youtube.com/watch?v=R1vskiVDwl4

Kindly regards,

Fauzi Noerwenda

www.gpssbandung.com

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *